Penilaian Dampak Lingkungan dan Sosial (ESIA) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (ESMP) untuk Pengembangan Sistem Kesehatan Akademik - Universitas Padjajaran
- Klien
- Padjajaran University (UNPAD)
- Lokasi
- Jatinangor, Sumedang Regency, West Java, Indonesia
- Status
- Berlangsung
- Periode
- 2026
Gambaran Umum Proyek
Universitas Padjadjaran sedang mengembangkan Academic Health System di kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pengembangan ini bertujuan menjadikan rumah sakit pendidikan yang sudah ada, yaitu Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Padjadjaran (RSPTN Unpad), sebagai pusat layanan klinis dan penelitian dalam suatu sistem kesehatan akademik yang terintegrasi. Proyek ini mencakup pembangunan empat gedung klinis dan penelitian baru dengan total luas lantai bangunan sekitar 48.600 m², penggantian fasilitas utilitas yang sudah ada, serta pembangunan infrastruktur pendukung kawasan. Proyek dilaksanakan di area seluas sekitar 6,3 hektare, termasuk kawasan hutan kampus dan arboretum yang dilindungi.
Keempat gedung baru tersebut akan menyediakan layanan rawat jalan dan rawat inap, uji klinis, penelitian tuberkulosis dan penyakit menular, pengembangan vaksin, kedokteran nuklir, radioterapi, serta hemodialisis. Seluruh gedung akan dibangun secara bersamaan di area yang berdekatan dengan rumah sakit yang tetap beroperasi penuh. Pengembangan ini menghadirkan risiko tambahan terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan, terutama yang berkaitan dengan radiasi terapeutik, bahan radioaktif, obat-obatan sitotoksik, serta kegiatan penelitian biologis dengan sistem pengendalian khusus. Proyek ini didanai melalui pinjaman dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), sehingga wajib memenuhi ketentuan peraturan lingkungan hidup di Indonesia dan Kerangka Kerja Lingkungan dan Sosial AIIB (Environmental and Social Framework/ESF).
Lingkup pekerjaan mencakup penyusunan Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial serta Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Impact Assessment and Environmental and Social Management Plan/ESIA–ESMP) dalam bentuk ESIA Terbatas (Abbreviated ESIA). Kajian ini mengacu pada persetujuan lingkungan dan studi yang telah dimiliki rumah sakit serta dikoordinasikan dengan penyusunan AMDAL, desain teknik terperinci (Detailed Engineering Design/DED), dan studi lalu lintas yang dilaksanakan secara terpisah. Koordinasi tersebut bertujuan memastikan konsistensi data dasar, hasil penilaian dampak, dan langkah-langkah pengelolaan di seluruh dokumen proyek.
Lingkup Pekerjaan
Penyusunan deskripsi proyek dan penentuan wilayah pengaruh yang mencakup tahap pra-konstruksi, konstruksi, dan operasional keempat gedung beserta fasilitas utilitas pendukungnya.
Tinjauan kerangka hukum dan analisis kesenjangan antara peraturan Indonesia dan AIIB ESF, termasuk pemetaan kepatuhan terhadap Kerangka Acuan Kerja (Terms of Reference) AIIB.
Penyaringan Fasilitas Terkait (Associated Facilities), termasuk sistem penyediaan air bersih, pengolahan air limbah, serta jalur pengangkutan limbah medis dan limbah B3.
Kajian kondisi lingkungan awal yang mencakup kualitas udara, kebisingan dan getaran, air tanah dan air permukaan, sistem pengolahan air limbah dan pengelolaan sampah yang ada, keanekaragaman hayati, penyaringan habitat kritis, tata guna lahan, dan warisan budaya.
Kajian kondisi awal sosial ekonomi, budaya, dan kesehatan masyarakat, termasuk aspek gender, tenaga kerja lokal, status penguasaan lahan, serta pedagang informal di sekitar kawasan kampus.
Penyaringan dan penilaian fasilitas pelayanan kesehatan (Healthcare Facility Screening and Assessment), termasuk identifikasi penerima dampak dan jalur paparan, proyeksi timbulan limbah fasilitas pelayanan kesehatan, bahan berbahaya, serta kapasitas infrastruktur lingkungan yang tersedia.
Penilaian risiko dan dampak lingkungan serta sosial yang mencakup dampak kumulatif, kesehatan dan keselamatan kerja, kesehatan dan keselamatan masyarakat, kondisi dan hubungan kerja, masuknya tenaga kerja dari luar daerah (labour influx), serta kelompok rentan.
Uji tuntas pengadaan tanah dan pemukiman kembali (Land Acquisition and Resettlement Due Diligence/LARDD) yang diintegrasikan ke dalam dokumen ESIA.
Penilaian gender dan penyusunan Rencana Aksi Gender (Gender Action Plan), termasuk langkah pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender (Gender-Based Violence/GBV) serta eksploitasi, pelecehan, dan kekerasan seksual (Sexual Exploitation, Abuse, and Sexual Harassment/SEAH).
Penyusunan Rencana Pelibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Engagement Plan/SEP) dan Mekanisme Penanganan Keluhan (Grievance Redress Mechanism/GRM) yang terintegrasi dengan saluran pengaduan universitas, rumah sakit, dan pemerintah desa. Mekanisme ini mencakup jalur pelaporan rahasia untuk kasus GBV/SEAH serta mekanisme pengaduan pekerja.
Penyusunan rencana kesiapsiagaan dan tanggap darurat (Emergency Preparedness and Response) serta Rencana Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Pengendalian Infeksi (Healthcare Waste and Infection Control Management Plan).
Analisis risiko iklim dan penilaian emisi gas rumah kaca (Greenhouse Gas/GHG Assessment), termasuk langkah adaptasi perubahan iklim dan penerapan langkah-langkah rendah karbon.
Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Management Plan/ESMP), termasuk matriks mitigasi dan pemantauan, kerangka Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial Kontraktor (Contractor Environmental and Social Management Plan/C-ESMP), pengaturan kelembagaan, peningkatan kapasitas, serta estimasi biaya pelaksanaan.
Keunggulan Teknis
Penilaian risiko pembangunan beberapa gedung secara bersamaan di lingkungan rumah sakit yang tetap beroperasi penuh, termasuk risiko kebisingan, debu, getaran, lalu lintas, dan pengendalian infeksi.
Evaluasi kapasitas fasilitas utilitas yang ada untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pengolahan air limbah, pengelolaan limbah medis, dan pengelolaan limbah B3 berdasarkan proyeksi kebutuhan.
Integrasi aspek perlindungan lingkungan dan sosial sejak tahap desain untuk gedung penelitian, kedokteran nuklir, dan radioterapi, termasuk pengelolaan risiko biologis dan proteksi radiasi.
Penyusunan langkah mitigasi risiko serta persyaratan lingkungan dan sosial yang dapat dimasukkan secara langsung ke dalam dokumen tender dan kontrak konstruksi.
Penyusunan dokumen rencana pengelolaan pendukung yang mencakup pengelolaan tenaga kerja, manajemen lalu lintas, pengelolaan limbah medis, pengendalian infeksi, dan tanggap darurat.
Penyusunan dokumen dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, termasuk revisi berdasarkan masukan dari Unit Pelaksana Proyek (Project Implementation Unit/PIU) universitas dan AIIB.
Keluaran Pekerjaan
Dokumen final ESIA–ESMP Terbatas (Abbreviated ESIA–ESMP) yang mencakup Rencana Pelibatan Pemangku Kepentingan (SEP), Mekanisme Penanganan Keluhan (GRM), Rencana Aksi Gender, Uji Tuntas Pengadaan Tanah dan Pemukiman Kembali (LARDD), kerangka C-ESMP, Rencana Pengelolaan Tenaga Kerja (Labour Management Plan), Rencana Pengelolaan Lalu Lintas (Traffic Management Plan), serta penilaian emisi gas rumah kaca (GHG). Dokumen direvisi berdasarkan proses penelaahan AIIB hingga mencapai persetujuan akhir.
Kapabilitas yang dibuktikan oleh karya ini
Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial (ESIA)
Rencana Pelibatan Pemangku Kepentingan (SEP)
Mekanisme Penanganan Keluhan (GRM)
Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (ESMP)
Proyek terkait
Penyusunan Dokumen Lingkungan dan Sosial Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung Workshop Terpadu Politeknik Negeri Samarinda
2026 · Politeknik Negeri Samarinda · Indonesia
Penyusunan Dokumen ESIA-ESMP Pembangunan Gedung Technovation Tower dan Hub (TECXSA) Politeknik Negeri Batam
2026 · Politeknik Negeri Batam · Indonesia
Konsultansi Penyusunan Dokumen AMDAL dan ESIA-ESMP
2026 · RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Kemenkes - AIIB · Indonesia
Tertarik dengan Proyek Serupa?
Bicarakan dengan pakar kami tentang solusi yang disesuaikan dengan proyek Anda.